Keutamaan Keutamaan dalam Menjaga Sunah Rasul: Shalat Dhuha

Assalamualaikum Wr Wb

Ketika gue SD, ada seorang teman gue yang sangat rajin melakukan shalat Dhuha, kerajinannya itu membuat gue nyeletuk ngasal yang kalo ga salah gue inget isi percakapannya “Pak ustad rajin banget ke masjid, mau ngapain? Mau bersihin masjid yah?”  dengan santainya dia menjawab ” Mau shalat Dhuha, ikut yuk  shalat Dhuha manfaatnya banyak banget loh, dimudahkan rezekinya dan semakin disayang Allah”

Jawaban yang sederhana tapi cukup mendalam buat gue, itu kali pertama membuat gue merasa sangat ingin melakukan sesuatu yang karena gue ingin mendapatkan kasih sayang Allah.. awalnya cuma ngikut-ngikut doang tapi kemudian setelah bertambahnya usia, gue semakin tau bahwa amalan yang temen gue lakuin dari kecil itu banyak sekali manfaatnya dan merupakan hal yang dicintai Allah..

Abu Hurairah ra berkata: “Orang yang aku cintai yaitu Rasulullah SAW berpesan kepadaku akan tiga hal: Puasa 3 hari pada tiap bulan (ayyamul bidh), Shalat Dhuha 2 rakaat, dan Shalat Witir sebelum tidur” (HR Muslim)

Ungkapan Syukur di Pagi Hari

Allah SWT mencintai hambaNya yang bersyukur. Sebaliknya Allah membenci hambaNya yang kufur. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman yang artinya,”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan:’sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat pedih.” (QS Ibrahim:7)

Shalat Dhuha di pagi hari merupakan ajang untuk mengucapkan syukur atas nikmat yang telah diberikanNya. Yaitu nikmat hidup setelah Allah SWT mematikan kita dimalam hari dengan tidur, selanjutnya kita terbangun memuji Allah, “alhamdulillahiladzi ahyana ba’da ma amatana wa’ilaihin nusyur (segala puji bagi Allah, Zat yang menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan hanya kepadaNya lah kami dikembalikan.” (HR Bukhari)

Waktu dhuha adalah saat matahari sudah terbit (matahari sepenggalah naik) . Di saat itulah, kenikmatan kita masih bisa memandang matahari pagi, kita luapkan dengan sujud kepada Allah SWT diwaktu dhuha. Mengingat Allah SWT melalui shalat akan menumbuhkan semangat baru dalam hidup. Ibarat berkomunikasi dengan sebuah kekuatan Mahadasyat, pasti kita akan mendapatkan kekuatan pula, yang akan kita pergunakan untuk menyambut dan menjalani hari.
Membuka Pintu Rezeki
Sering dikatakan bahwa shalat Dhuha adalah shalat rezeki. Ini senada dengan firman Allah SWT dalam sebuah hadits Qudsi, yang artinya, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat pada permulaan siang (yakni shalat Dhuha), nanti akan Kucukupi kebutuhanmu pada sore harinya” (HR Hakim)
Adapun berkaitan dengan rezeki, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya,
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendakiNya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman” (QS Ar-Rum:37)
Dan Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rezeki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezeki itu Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?” (QS An-Nahl:71)
Atau siapakah dia yang memberi kamu rezeki jika Allah menahan rezekiNya? Sebenarnya mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri?” (QS Al-Mulk:21)
 
Penjabaran Al-Qur’an mengenai rezeki disini bukan hanya uang atau keuntungan materi duniawi karena rezeki Allah SWT sangat luas dan beragam bentuknya. Bisa berbentuk uang, kesehatan, tetangga yang baik, dimudahkan setiap urusannya, diringankan untuk selalu melakukan kebaikan dan sebagainya.
Tergolong Sebagai Orang yang Bertaubat 

“Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim).

Masuk Melalui Pintu Surga Khusus

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

Sama Dengan Bersedekah

“Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Muslim).

Diampuni Dosa-Dosanya oleh Allah

“Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

Source:
Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki . Khasais al-Ummah al-Muhamadiyah
Wassalamualaikum Wr Wb
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s