kepada angin

kepada hujan

dari awan,

kutau kau akan pergi mengikisku dari awal,

dan pergi dengan pasti,

kepada angin

dari dedaunan,

aku baru mau akan melepasmu pergi 

dan amnesia..

tapi ternyata api lebih cepat menjadi abu..

terima kasih dan maaf,

maaf dan terima kasih,

maaf, 

maaf dan maaf,

maaf jika membuatmu berdarah darah,

dan maaf jika telah berimaji,

semoga Allah selalu meridhaimu dan merahmatimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s