untuk jendral dan ratuku

kepada jendral dan ratuku,

aku menangis dalam diam,

dadaku sesak,

tiadakah perlu ada api disulut?

tiadakah cinta itu adanya?

perang tiada arti..

ratu dan jendralku,

mengapa harus berjalan di atas raksa?

jika bisa dan bersinergi dalam mewarnai cakrawala?

aku takut jendral,

aku takut ratuku,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s