lupakan latte saja, cappuccino..

terombang ambing

bagai ombak yang jalan menerjang terumbu

aku hanya tahu seharusnya bagaimana,

tapi aku tak yakin bisa seratus persen meyakini

dan ia adalah yang terbaik..

dan ku rasa semua akan berjalan dengan baik

seperti semula..

hanya tak perlu ada perkenalan diantara kita,

hanya perlu kata lupa

“kopi itu pahit,

menyeruputnya tak kan membuatmu bahagia..

latte tak seringan arabica,

lupakan saja,

lupakan aku..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s