senyum

Malam berbisik kepadaku,
Tentang hujan yg bercerita kepadanya
‘Aku melihat senyum disaat aku menyapu awan cerah’
Lalu, ia berkata lagi padaku..
Bahwa mentari juga menulis surat kepadanya
-Disini aku melihat tawa dikala aku membuka pagi-
Lalu esoknya,
Kubuka bingkai jendela mobil..
Seorang anak kecil berbaju lusuh tertawa sedang bermain..
Dilampu merah ku tutup kaca jendela,
Sambil mencuri pandang,
Ku lihat Seorang pemuda lagi memandangi blackberry sambil tesenyum simpul didalam mobilnya..
Lalu mobilku berjalan..
Dan malam ini aku berbisik pada malam,
Aku melihat dunia, dan ia tersenyum padaku
Kau tahu? Saat ini aku memahami satu lagi
Tentang hidup
Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s