Hela nafasku dilema

Tuhan Pertemukan

                Pasti maksud ada

                Pikir menjadi irrasional

                Kecewa dibuaian ternyata tak padamkan

                Yang telah memang adanya untukku

                Pertemuan sungguh anugrah

                Dilema tapi hidup harus bernafas

                Aku tak bisa pungkiri dan tak mau ada kurban

                Semua mungkin telah takdir,, takdir..

                Ini menjadi pertama dan untuk yang terakhir.. ter ak hir..

                Aku ingin kau tahu,,

                Bahwa aku berfikir tentangmu di setiap hela nafas..

                Pikiranku irasional jadinya

                Biar ini jadi cerita cakrawala saja..

                Dan berakhir untuk selamanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s