menahun

seharusnya gulita berkata pada benderang
dan petir permisi kepada pelangi
setiap kata, teriring salam
pesan beriring
sesuai hasrat..
Juga naluri bersatuan dalam pikir
kini, saya bertulis tanpa pikir
karena ingin,,
jadi dunia bertutur kepada pecundang
entah bagaimana kata,
tapi mematikan otak,,
tidakkah pecundang manusia sama?
Kau berlaku sama HARUS
dan ketika pening berkisah
saya teriris sembilu menahun
harus cerita?
Tergaris raut kuat diluar
masa saya harus tunjuk muka daun porselin siap pecah?
Semut saya benci semut semut itu
bergendut gendut
dan jatuhkan
hujan turun bersatu dengan hati
sengketa hanya jadi trauma bisu
menahun,
lari majuu terus
sungkurkan gundik gundik bergelayut palsu
tahu?
Pecundang punya daya ledak nuklir
bakar hangus ratakan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s