Anggur ceritakanlah

Aku bernafas dengan air

Dan bulan juga kotak

Disisi kursi bulat

Terukir dalam ragi yang berfermentasi

Dalam sunyi

Ia..

Tanpa harus berkata

Telah bertulis kisah tanpa izin dihati

Membuat nafasku terhenti

Dan berdegub layak ragi dalam guci

Dan cepat berlalu

Tanpa izin pula

Menggelap tanpa jejak

Tanpa pesan

Tidakkah tahu?

Hancur sudah anggur dalam guci..

Hancur yang sama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s